Apartement, Rumah, Bisnis, Keuangan, cheap small business phone service, online phone service for business, business phone service, internet phone service for business, business internet service, small business phone service providers, internet phone service for small business, small business phone service, small business internet, business to business service companies
Showing posts with label Viral. Show all posts
Showing posts with label Viral. Show all posts
thumbnail

Tragedi Suami Minum 1 Obat sebelum Berhubungan Badan, Istri Hampir Meninggal, Dokter Syok Kuak Fakta

Tragedi Suami Minum 1 Obat sebelum Berhubungan Badan, Istri Hampir Meninggal, Dokter Syok Kuak Fakta

 



Minum satu obat sebelum berhubungan badan, pria ini nyaris bikin istrinya meninggal dunia.

Dokter syok saat periksa kondisi wanita dalam kisah yang viral ini.

Pasalnya, kondisi si wanita berbeda dari apa yang ia pikirkan sebelumnya.


Peristiwa ini dialami seorang wanita berusia 46 tahun.

Melansir Independent pada 2019 lalu, kasus ini diterbitkan dalam American Journal of Medicine dengan judul "Hampir dibunuh oleh cinta: A Cautionary Coital Tale."

Dikutip dari Intisari ( grup TribunJatim.com ), dalam jurnal tersebut wanita dari Baltimore Amerika Serikat menderita alergi terhadap air mani suaminya. 

Ternyata wanita ini sebenarnya juga menderita reaksi anafilaksis terhadap antibiotik.

Reaksi anafilaksis pada dasarnya adalah reaksi alergi yang sangat serius yang berkembang sangat cepat dan dengan cepat bisa menyebabkan kematian.

Penyebab awalnya ternyata adalah suaminya minum antibiotik sebelum berhubungan badan.

Menyebabkan air mani suaminya terkonsentrasi dengan nafcillin yang memicu reaksi alergi dari wanita itu. 

Tak lama setelah berhubungan badan, wanita itu mulai mengalami pusing, diare, tangan dan kaki gatal serta berkeringat parah.

Dia segera dibawa ke rumah sakit untuk perawatan di mana dokter mengira dia menderita sepsis karena tekanan darahnya rendah.

Kemudian dia diberi infus dan antibiotik.

Namun, setelah melakukan pemeriksaan lanjutan, dokter syok.

Pasalnya, hasil tes menunjukkan wanita ini syok anafilaksis.
 

Wanita itu memiliki riwayat alergi penisilin sejak kecil dan diketahui bahwa suaminya mencoba mengobati infeksi bakteri dengan antibiotik yang disebut nafcilling dan mengandung penisillin.

Setelah perawatan, tekanan darahnya mulai normal dan kondisinya mulai membaik.

Wanita itu keluar dari rumah sakit dan diberitahu untuk tidak melakukan hubungan intim dengan suaminya setidaknya setelah 1 minggu dia minum antibiotik.

Penulis laporan mengatakan bahwa tulisan ini adalah ketiga kalinya mendapat penolakan tersebut untuk mendokumentasikan dalam jurnal medis.

Tetapi mereka kemudian menyarankannya menulis resep untuk "mempertimbangkan bahaya reaksi alergi dan efek samping yang merugikan, tidak hanya untuk pasien tetapi juga untuk keluarga pasien." 

Miris Nasib Pengantin Wanita Cicipi Malam Pertama, Suami Pingsan Lalu Tewas, Rumah Tangga 'Lenyap'

Belum sempat cicipi malam pertama yang begitu dinanti, kedua pasangan ini harus menghadapi petaka.

Dilansir Sosok.ID dari Feddytv.com via Gridhot.ID, Minggu (12/7/2020), pasangan pengantin ini bernama Khue dan Hung.

Pernikahan ini adalah momen yang paling membahagiakan bagi Khue dan Hung.

Pasalnya, setelah 9 tahun berpacaran, pasangan asal China ini akhirnya bisa mengesahkan cinta mereka dalam ikatan pernikahan.
 

Kendati hubungan asmaranya selama 9 tahun mengalami pasang surut, Khue dan Hung tidak menyerah begitu saja.

Keduanya bahkan tetap saling mendukung satu sama lain ketika keterpurukan karier menghajar kehidupan.

Setelah keduanya merasa cukup baik dalam hal materi dan rohani, mereka menikah.

Resepsi pernikahan digelar dengan meriah dengan ratusan tamu undangan.

Akhirnya petang pun tiba, Khue dan Hung akan menjalani malam pertama yang ditunggu-tunggu semua pasangan pengantin baru.

Dari sinilah kebahagiaan berubah menjadi mimpi buruk. 

Mengutip Gridhot.ID, baru mau memulai prosesi malam pertama, sang suami, Hung tiba-tiba saja berteriak kesakitan.

Menjerit begitu keras merasakan rasa sakit yang tak tertahankan, Hung kemudian pingsan tak sadarkan diri.

Sang istri, Khue kebingungan melihat suaminya menjerit hingga pingsan.

Tak tahu apa yang harus ia perbuat, Khue lantas kelabakan berlari keluar dari kamar pengantinnya, meminta bantuan.

"Tolong! Hung pingsan," teriak Khue. 

Keluarga segera berlarian ke kamar pengantin dan langsung mengevakuasi Hung ke rumah sakit.

Dokter yang memeriksa Hung kemudian mengatakan bahwa suami Khue terkena kanker perut stadium akhir.

Keluarga begitu terkejut mendengar fakta tersebut, namun Khue sudah mengetahuinya dari jauh-jauh hari.

Itu sebabnya Khue bersedia menikah Hung, lantaran ia ingin memberikan kebahagiaan untuknya.

Belum sempat Khue mengatakan cinta kepada sang suami, Hung sudah keburu dijemput ajal.

Pada akhirnya, nasib sang pengantin wanita atau istri menjadi miris, belum sempat menjalani pernikahan kini dirinya harus kehilangan pernikahan tersebut selama-lamanya.

Artikel ini telah tayang di Intisari dengan judul Hanya Berhubungan Badan Tapi Nyawa Nyaris Melayang, Seorang Istri Nyaris Meninggal Gegara Berhubungan Intim, Pemicunya Suami Lakukan Hal Sepele Ini Sebelum Berhubungan dan Miris Nasib Pengantin Wanita Cicipi Malam Pertama, Suami Pingsan Lalu Tewas, Rumah Tangga 'Lenyap'.


thumbnail

Warga Lebak Dibawa ke Kantor Polisi, Unggah Video Jalan Rusak

Warga Lebak Dibawa ke Kantor Polisi, Unggah Video Jalan Rusak

Warga Lebak Dibawa ke Kantor Polisi, Unggah Video Jalan Rusak

 


Seorang pria warga Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten dibawa ke kantor polisi setelah mengunggah video ibu hamil ditandu karena jalan rusak di desanya.

Postingan tersebut diunggah di media sosial Facebook oleh akun Badry Aldiansyah yang kemudian viral.

Rinaldi, kakak ipar pemilik akun tersebut mengatakan, adik iparnya dibawa ke kantor polisi pada Selasa (3/11/2020) malam.

"Sekitar jam 20.00 adik saya dibawa ke Balai Desa Barunai, dikawal RT, ada polisi juga, lalu dibawa ke kantor polisi. Di balai desa kepala desa bilang alasannya diamankan takut diamuk massa," kata Rinaldi dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (4/11/2020). 

Keluhan soal jalan rusak Rinaldi mengatakan, tidak melihat ada tanda-tanda masyarakat yang marah karena postingan yang dibuat oleh adik iparnya.

Justru kata dia, malah banyak masyarakat yang mendukung karena sejak dahulu mengeluh jalan di desanya rusak.

Status yang dibuat oleh adik iparnya, kata Rinaldi, berisi keluhan soal jalan rusak hingga ibu hamil yang hendak melahirkan saja harus ditandu menggunakan bambu dan sarung.

Saat ini Rinaldi mengatakan, adik iparnya kini berada di Polsek Panggarangan.

Pihaknya sedang mengupayakan untuk membawa pulang yang bersangkutan. 

Takut diamuk massa

Sementara Kapolsek Panggarangan, AKP Rohidi mengatakan, pemilik akun Badry Aldiansyah dititipkan di kantor polsek oleh kepala desa lantaran khawatir diamuk massa.

"Bukan diamankan, tapi dilindungi agar tidak terjadi kesalahpahaman antara pihak warga yang pro ke kepala desa dengan pihak yang sebaliknya," kata AKP Rohidi dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon.

Rohidi mengatakan saat ini sudah dilakukan musyawarah antara pihak desa dan keluarga pemilik akun Badry Aldiansyah.
Rencananya, yang bersangkutan akan dipulangkan pada Rabu sore ini.

"Masyarakat sekarang sudah reda, sudah kondusif aman," kata dia.

Penjelasan pihak desa Lihat Foto Tangkap layar status yang dibuat oleh akun Facebook Badry Aldiansyah mengenai ibu hamil yang ditandu karena jalan rusak. 

Sekretaris Desa Barunai, Kecamatan Cihara, Deden Budiman mengaku tidak tahu jika pemilik akun Badry Aldiansyah dibawa ke kantor polisi.

Namun demikian, kata dia video yang diposting di akun Facebooknya, benar demikian.
"Kalau masalah ditandu memang kondisinya seperti itu, kalai pakai mobil enggak memungkinkan, sebelumnya memang habis longsor," kata Deden dikonfirmasi.

Dia mengatakan, Ibu hamil yang ditandu tersebut benama Tiyah warga Kampung Bitung, Desa Barunai, Kecamatan Cihara.

Peristiwa tersebut, kata dia, terjadi pada minggu lalu.

"Ditandu kurang lebih tiga kilometer sama warga. Ditandu hingga ke area Kantor Desa, setelah itu dibawa pakai mobil ke rumah sakit," kata dia.

Menurut Deden, Tiyah sudah melahirkan bayinya dengan selamat di RSUD Malingping. Baca berikutnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Unggah Video Jalan Rusak di Desanya, Warga Lebak Dibawa ke Kantor Polisi"


thumbnail

Gantung Diri, Gadis 17 Tahun Tinggalkan Mantan Pacar Surat: Jika Hubungan Berakhir Maka Hidupku Juga

Gantung Diri, Gadis 17 Tahun Tinggalkan Mantan Pacar Surat: Jika Hubungan Berakhir Maka Hidupku Juga

Gantung Diri, Gadis 17 Tahun Tinggalkan Mantan Pacar Surat: Jika Hubungan Berakhir Maka Hidupku Juga


2 hari setelah putus cinta, seorang gadis berusia belasan tahun ditemukan tewas gantung diri.

Jasad FS (17) ditemukan tergantung di depan Kantor Pusat Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Rabu (4/11/2020) pagi.

FS diketahui meninggalkan sebuah surat berisi pesan terakhirnya kepada mantan pacar.

Jenazah FS (17) yang ditemukan tewas gantung diri di depan kantor pusat UKI Toraja saat berada di RSUD Lakipadada, Tana Toraja, Rabu (4/11/2020). (TRIBUN-TIMUR.COM/TOMMY PASERU)
 
Dikutip dari TribunToraja.com, korban awalnya menyatakan rasa terimakasihnya kepada sang mantan kekasih lewat surat tersebut.

Ia juga mengungkit janji masa lalunya kepada korban.

Pada surat yang ditulis oleh korban kepada mantan pacarnya, korban mengatakan ia akan mengakhiri hidupnya apabila hubungannya dengan sang mantan kekasih berakhir.

Berikut isi surat yang ditulis oleh korban kepada mantan pacarnya.

"Terimakasih atas semuanya, semua yang t'lah kamu berikan terhadap aku,"

"Ini janjiku dulu, kalau aku akan mencintaimu sampai aku mati,"

"Dan hubungan ini saya samakan dgn hidup saya,"

"Jika hubungan ini berakhir maka hidupku pun juga berakhir,"

"Demi Tuhan aku berjanji aku tidak akan menggangu kamu lagi, ini akhir pertemuan kita,"

"Berjanjilah jangan tangisi kepergianku. Aku mencintaimu I LOVE YOU," tulis korban.

Baru 2 Hari Putus Cinta

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP John Paerunan menduga FS nekat gantung diri karena mengalami stres.

Korban diketahui baru saja putus dengan pacarnya dua hari sebelum gantung diri.

Pacar korban berinisial A kini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Antara korban dan mantan pacarnya pada dua hari yang lalu putus dan diduga korban stres sehingga memilih gantung diri," jelasnya.

Sedangkan jenazah FS telah dibawa ke RSUD Lakipadada, Tana Toraja. 



Curhat Keluhan ke Orangtua

Selain menulis pesan kepada mantan kekasihnya, korban juga diketahui mengirim pesan kepada orangtuanya.

pesan yang ditinggalkan oleh korban, ditulis dalam sebuah buku, yang mana juga terdapat pesan terakhir kepada mantan pacarnya.

Isi pesan terakhir korban, terdiri dari permintaan maaf.

Selain itu, korban juga mengutarakan isi hatinya yang merasa kesulitan menghadapi masalah dalam hidupnya.

Pada surat itu ia juga menyampaikan penyesalannya telah mengambil pilihan yang buruk.

Berikut isi surat korban kepada orangtuanya.

"Saya minta maaf jika saya belum bisa membahagiakan kalian berdua, maafkan saya yang telah membuat kalian kecewa,"

"Sungguh semakin hari aku semakin muak menghadapi semua masalah dalam hidupku,"

"Ibu, Bapak, maafkan aku yang telah memilih jalan yang salah,"

"Terimakasih yang telah menjadi orangtua yang baik dalam hidupku, aku sayang kalian semua,"

"Doakan aku semoga aku bisa berjumpa mama dan papa dan saudaraku kelak nanti. I LOVE YOU," tulis korban di dalam bukunya. 

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh saksi Lusiana (22).

Ketika pertama kali ditemukan, jasad korban tergantung, dengan leher terikat dasi SMA di sebuah pohon jambu.

Lusiana mengaku saat ia hendak pergi ke Pasar Makale sekira pukul 06.00 Wita, dirinya menemukan jasad korban.

Saksi sempat kaget, dan kemudian berteriak meminta tolong warga setempat.

Temuan tersebut selanjutnya disampaikan ke pihak kepolisian.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

>>https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

(TribunWow.com/Anung)


thumbnail

VIRAL Pengantin di Lombok Nikah Mas Kawin Seekor Ayam Panggang, Emas & Uang Ditolak: Kondisi Suami

VIRAL Pengantin di Lombok Nikah Mas Kawin Seekor Ayam Panggang, Emas & Uang Ditolak: Kondisi Suami

VIRAL Pengantin di Lombok Nikah Mas Kawin Seekor Ayam Panggang, Emas & Uang Ditolak: Kondisi Suami

 

Pernikahan yang dilakukan sepasang pengantin di Lombok sedang menjadi perhatian.

Hal itu karena sepasang pengantin di Lombok menikah dengan mas kawin unik.

Bukan emas atau uang atau harta lain, hanya seekor ayam panggang.

Ada alasan tersendiri yang dirasakan kedua pasangan sebelum akhirnya memilih mas kawin tersebut.

Semua berawal dari pengantin wanita yang reaksinya sedang disoroti. Seorang pengantin wanita diberi mas kawin berupa seekor ayam panggang tetap setuju dan rela menjadi istri sang pengantin pria.

Pengantin wanita diberi mas kawin berupa seekor ayam panggang terjadi di Lombok Timur.

Ayam yang dibeli tersebut seharag Rp 150 ribu.

Si pengantin wanita ternyata tak mau diberi emas ataupun uang.

Seperti dikutip dari penelusuran TribunLombok.com ( Grup TribunJatim.com ), pernikahan pasangan pengantin Samsul Hadi (23) dan Nurhayati (24), di Desa Gunung Rajak, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur itu mengundang perhatian warga. Ilustrasi pernikahan yang nyaris batal karena didatangi istri sah (Tribunnews.com)

Pernikahan Samsul dan Nurhayati berlangsung Senin (2/11/2020).

Gambar-gambar pernikahan dengan mas kawin ayam panggang itu pun beredar di media sosial.

Salah satunya akun Facebook milik Daus Iya, dia membagikan gambar-gambar pernikahan itu.

Beragam tanggapan warga atas pernikahan itu. Ilustrasi (Pixabay)

Ada yang mendukung ada pula yang mencibir.

Kepala Desa Gunung Rajak Lalu Samsul Jamhari yang dikonfirmasi membenarkan prihal pernikahan itu.

"Maskawinnya memang hanya ayam panggang," kata Jamhari, yang dihubungi via telpon, Rabu (4/11/2020).

Jamhari yang juga hadir dalam acara pernikahan itu mengaku kaget.

Ia saat itu terkejut mendengar ijab kabul yang menyebut mas kawin ayam panggang.

"Saya sempat protes saat ijab kabul, apa benar mas kawinnya ayam panggang?" katanya heran.

Namun akhirnya ia diberikan penjelasan bahwa benar maskawinnya memang hanya seekor ayam panggang.

"Ayam itu dibeli seharga Rp 150 ribu," katanya.
 

Setelah ditelusuri, sang mempelai perempuan memang tidak mau diberikan mas kawin mewah-mewah.

"Dikasih emas atau uang dia katanya tidak mau," ungkap sang kades.

Nurhayati, mempelai perempuan berasal dari Desa Sukaraja, Lombok Timur.

Tapi kedua orang tuanya tinggal di Kabupaten Dompu.

Nurhayati memang tidak mau membuat susah suami dan keluarganya.

"Dia minta maskawin hanya ayam karena melihat kondisi sang suami orang tidak punya," katanya.

Dengan alasan itu warga akhirnya bisa menerima dan memahami.

"Tapi tanggapan warga beragam, ada yang setuju dan ada yang tidak," kata Jamhari.  

Mas Kawin pernikahan memang menjadi hal yang kerap kali viral ketika dibicarakan.

Di Indonesia sendiri tidak jarang kisah pasangan pengantin menikah dengan mas kawin yang sangat sederhana.

Contoh lain misalnya, seorang YouTuber yang sempat viral karena memberikan mas kawin berupa sandal jepit.

Kala itu, pernikahannya pun disoroti dan penuh pro serta kontra di baliknya.

Sama-sama warga asal Lombok, Firman Wahyudi (24) alias Yudi dan Helmi Susanti (20), warga Lombok Tengah kala itu menjadi perbincangan hangat. Video seorang pria Lombok menikahi kekasihnya dengan mas kawin segelas air putih dan sandal jepit viral di media sosial. (Facebook/Inaq Icok Sasak)

Video pernikahan keduanya yang viral diunggah oleh akun Facebook Inaq Icok Sasak.

Dalam unggahannya ditulis keterangan "Viral di Lombok Menikah dengan Mas kawin Sandal Jepit dan Segelas Air Putih Semoga menjadi Keluarga SAMAWA dan Langgeng Sampai Kakek Nenek Bantu Support".

Dalam video itu terlihat prosesi ijab kabul antara keduanya yang berlangsung di dalam sebuah rumah.

Pengantin pria tersebut mengenakan kemeja putih dan juga peci hitam.

Sedangkan pengantin perempuan mengenakan jilbab pink.

"Aku kawin kamu kanca Helmi dengan mas kawin sandal jepit sepasang dengan air segelas".

"Aku terima kawin Helmi mas kawin sandal jepit sepasang kanca air segelas," ucap pengantin pria itu.

Kemudian tamu yang datang pun berteriak sah. 

Seusai ijab kabul, pengantin pria memberikan sandal jepit putih yang dibungkus ke dalam kotak.

"Nih mas kawin sandal sepasang dan air segelas," ucap pengantin pria.

Kemudian ia juga memberikan segelas air kepada pengantin perempuan.

Unggahan inipun mendapat banyak komentar dari kalangan netizen.

Banyak netizen yang salut dengan kesederhanaan keduanya.

Namun ada juga netizen yang menulis jika keduanya ingin viral saja.  Yudhi Anggata bersama Helmi Susanti pamerkan mas kawin pernikahan sandal jepit dan air putih (Dokumen warga/Kompas.com)

Artikel di atas telah tayang sebelumnya di TribunLombok.com

thumbnail

Cerita Prajurit TNI Disuruh Isteri Ambil Popok di Asrama Linud 501 Madiun, Malah Terbang ke Papua

Cerita Prajurit TNI Disuruh Isteri Ambil Popok di Asrama Linud 501 Madiun, Malah Terbang ke Papua

Cerita Prajurit TNI Disuruh Isteri Ambil Popok di Asrama Linud 501 Madiun, Malah Terbang ke Papua


Kepergian Sersan Dua Inf M Sahri ke Irian Jaya atau Papua di tahun 1996 meninggalkan segudang pertanyaan di benak isterinya, Titik Prihatin.

Padahal, Sahri dimintanya pergi ke asrama Batalyon Infanteri Lintas Udara (Linud) 501 Madiun untuk mengambil popok anak keduanya yang tengah dirawat di Rumah Sakit DKT.

Sirine di Batalyon Infanteri Linud 501 Madiun kala itu tiba-tiba meraung, begitu Sahri tiba di asrama.

Tanpa berpikir panjang, ia bergegas mengambil ransel, melipat payung terjun, dan memanggul senjata. Sahri langsung bergabung dalam apel.

Ternyata, selesai apel Sahri langsung terbang ke Irian Jaya bersama 10 Batalyon Linud Infanteri 501.

   

Selama tiga bulan di Irian Jaya, suasana saat itu dijelaskan Sahri dalam situasi chaos.
Ia menjaga objek-objek vital seperti rumah sakit.
Kini, Sahri baru saja menyelesaikan masa bhaktinya usai mengikuti gelar Wisuda Purnawira dan Korp Raport Pindah Satuan Personel Kodim 0829 Bangkalan di Aula Manunggal makodim setempat, Selasa (3/11/2020).

Titik Prihatin kaget begitu mendengar bahwa suaminya berada di Irian Jaya. Padahal waktu tempuh dari RS DKT Madiun ke asrama Linud 501 hanya 10 menit.

Sahri bergegas menelpon isterinya begitu tiba di Irian Jaya.
"Sampean disuruh ambil popok kok malah pergi ke Irian. Saya jawab, itulah tentara," kenang Mayor Inf (Purn) M Sahri kepada Surya di Markas Koramil Socah, Bangkalan, Rabu (4/11/2020).
Sahri datang ke Markas Koramil Socah tidak lagi berseragam tentara. Ia mengenakan kaos putih berkerah lengan pendek, dipadu celana jins berwarna gelap.

Langkahnya sempat terhenti di depan pintu ruang kerjanya. Sahri memandangi gantungan dua papan nama di pojok atas sisi kanan pintu.

Papan di posisi atas bertuliskan 'Danramil' atau Komandan Koramil. Sedangkan papan kedua di bawanya bertuliskan, 'M Sahri, Mayor Inf NRP 541811'.

"Kemarin saat ikut Wisuda Purnawira, saya masih merasa sebagai undangan. Setelah selesai acara, baru sadar saya telah pensiun," tuturnya.

Jiwa petualangan sudah terpatri dalam diri pria kelahiran Banyuates, Kabupaten Sampang pada 5 Oktober 1962 itu.

Setelah lulus Sekolah Guru Olahraga di tahun 1983, bapak dengan dua anak itu malah memilih masuk ABRI melalui jalur Tamtama pada tahun 1984.

"Kakak saya guru, saya melihatnya di situ saja. Tidak ke mana-mana. Saya pilih masuk tentara," terang anak kelima dari enam bersaudara itu.

Begitu lulus pendidikan di Magetan dan Magelang, Sahri langsung ditempatkan di Batalyon Yonif Raider 509 Kostrad Jember.

Sepuluh bulan kemudian, Sahri muda ditugaskan ke Timor-timor sebagai Satuan Tugas Seroja Rotasi selama tiga tahun berturut-turut, 1985-1987.

"Itu murni tugas di dalam hutan, jauh dari perkampungan," kenang Sahri.

Ia berpesan kepada semua prajurit di tingkat koramil maupun di kodim, seorang prajurit hidup dalam struktur yang telah diformat.

"Saya senang semua kegiatan militer. Memang harus menyenangi pekerjaan, kalau hari ini jangan dikerjakan besok," tegasnya.

Selama 14 tahun berdinas di Linud 501 Madiun, Sahri akhirnya pindah tugas di Batalyon Linud 502 Malang di tahun 1999 dengan pangkat Letnan Dua.

"Pangkat Kapten saya peroleh ketika ditugaskan selama 1,5 tahun di Aceh pada tahun 2005. Saat itu Aceh darurat militer," paparnya.

Setelah malang melintang dengan beragam penugasan, Sahri akhirnya tiba di Kodim 0829 Bangkalan dengan pangkat Kapten.

Awal Oktober 2020, pangkat Mayor bertengger di kedua pundaknya.

"Semasa menjadi prajurit, kits harus bisa bersikap kondusif di tengah masyarakat, berbaur, dan jangan memilih untuk berteman," pesannya.

Selama menjalani masa pensiun, Sahri ingin fokus berwirausaha.

"Apa saja, terpenting tidak berbenturan dengan hukum," pungkasnya.

Dalam gelar Wisuda Purnawira dan Korp Raport Pindah Satuan Personel Kodim 0829 Bangkalan di Aula Manunggal makodim dihadiri Dandim 0829 Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo dan sejumlah perwira Kodim 0829.

Ari berharap kepada anggota yang telah purnawira dan pindah satuan beserta istri untuk selalu tetap menjaga citra TNI dalam kehidupan bermasyarakat.

Kepada anggota lainnya, Ari juga berpesan untuk tetap semangat dalam melaksanakan tugas-tugas kedepan, kembangkan kemampuan, dan ketrampilan.

"Agar berguna dan dapat melaksanakan tugas pokok. Sehingga bermanfaat bagi masyarakat," pungkas Ari. (edo/ahmad faisol)



Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Cerita Prajurit TNI Disuruh Isteri Ambil Popok di Asrama Linud 501 Madiun, Malah Terbang ke Papua, https://jatim.tribunnews.com/2020/11/04/cerita-prajurit-tni-disuruh-isteri-ambil-popok-di-asrama-linud-501-madiun-malah-terbang-ke-papua?page=all.
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Januar AS

Copyright © News and Design. All rights reserved.